Memang kebanyakan orang jaman sekarang lebih mengandalkan netbook, notebook/laptop atau smartphone dan tablet untuk bekerja, browsing, dan barangkali juga berkomunikasi dengan e-mail atau media sosial, namun di perkantoran pada umumnya masih mengandalkan PC desktop tradisional. Namun jangan salah, PC desktop tradisional ini bagaimanapun pastinya akan lebih tangguh dan nyaman dipakai dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan notebook/laptop. Sesungguhnya di tempat-tempat seperti ini peran PC desktop tradisional cenderung tidak tergantikan, sehingga kitapun tetap perlu merawat PC yang kita gunakan sehari-hari. Bagaimana dengan all in one PC? Memang all in one PC berfungsi senyaman desktop tradisional , namun komponennya akan lebih sulit diganti bila rusak dan juga lebih sulit untuk diupgrade.

Salah satu bentuk perawatan PC yang paling dasar/basic sebenarnya adalah menjaga PC kita tetap bersih dari debu. Mengapa? Tentu saja karena debu berdampak buruk pada komponen PC anda, bahkan juga pada laptop ataupun notebook. Debu dapat menghambat kinerja beberapa komponen PC, misalnya pada fan/kipas VGA, HSF (heatsink fan) prosesor, dan juga dapat mengotori slot-slot pada motherboard PC anda. Keberadaan debu wajib diminimalkan. Berikut ini adalah efek debu terhadap PC anda, antara lain:

  • Meningkatkan suhu komponen PC. Debu yang menutupi heatsink akan mengurangi keefektifan heatsink dalam melepaskan panas, karena debu menghalangi transfer panas dari sirip-sirip HSF ke lingkungan di sekitarnya. Naiknya suhu komponen bila terlalu tinggi juga dapat mengurangi umur komponen-komponen PC anda.
  • Kinerja fan atau kipas terhambat. Kipas adalah bagian yang cepat dan mudah dipenuhi debu. Debu yang mengalir bersama udara akan menempel pada bilah-bilah kipas. Debu yang menempel tersebut akan menambah bobot kipas serta menambah beban kerja motor penggerak kipas. Hal ini akan menyebabkan udara yang mampu dialirkan oleh kipas tersebut menjadi berkurang, selanjutnya bisa terjadi juga kemacetan pada motor penggerak kipas sehingga menyebabkan berkurangnya masa pakai fan/kipas pada PC anda.
  • Mengotori slot pada motherboard. Ada kalanya debu yang menempel pada slot-slot di PC mengakibatkan slot atau area konektor dalam motherboard anda tidak berfungsi dengan baik, misalnya pada slot memori/ RAM atau slot VGA/PCI Express.

Beberapa langkah untuk mengurangi debu pada PC atau komputer anda

  1. Letakkan casing PC di atas meja. Langkah awal untuk mengurangi debu yang masuk adalah usahakan tidak meletakkan casing anda di lantai. Penempatan casing di lantai mempermudah debu masuk, bukan hanya dari udara tetapi juga debu yang telah jatuh di lantai. Tempatkanlah casing anda di atas meja atau tempat yang lebih tinggi, namun harus tetap mudah dijangkau untuk dibersihkan. Letak yang saya rekomendasikan adalah di belakang monitor, dengan bagian belakang casing menghadap kiri atau kanan operator PC. Letak casing yang demikian ini mempermudah menjagkau kabel atau port-port dibelakang casing PC sekaligus memudahkan kita membersihkan bagian belakang yang biasanya mudah sekali ditumpuki debu, sekaligus selalu terkontrol karena dapat kita lihat secara langsung.
  2. Mengoptimalkan manajemen kabel di dalam casing. Cable management (manajemen kabel) adalah cara kita mengatur tata letak dan pengaturan penempatan kabel-kabel yang berseliweran di dalam casing PC. Dengan pengaturan kabel yang baik, kabel akan tertata rapi di dalam casing sehingga tidak menghalangi air flow. Udara yang masuk dengan demikian hanya akan bersentuhan dengan hardware dalam casing dan tidak terlalu terhalang oleh kabel. Selain itu dengan penataan kabel yang baik juga mengurangi sisi-sisi sempit dimana debu terkadang masuk dan menetap yang sulit untuk dibersihkan.
  3. Menambahkan filter udara. Untuk casing yang dirancang dengan baik dan berkualitas bagus, keberadaan filter udara biasanya selalu ada atau wajib ada dan bahkan pada casing-casing modern ini, filternya mudah dilepas untuk dibersihkan dan mudah pula dipasang kembali. Filter udara secara langsung dapat mengurangi debu yang masuk ke casing. Udara luar harus melewati filter udara ini terlebih dahulu sebelum memasuki internal casing, sehingga debu-debu akan tertinggal di filter dan hanya mengalirkan udara yang bersih kedalam casing. Jika casing PC belum memiliki filter udara, anda dapat membuatnya sendiri menggunakan kain stocking, spons atau bahan lain yang tersedia sesuai selera anda, yang penting diperhatikan adalah bahan tersebut tidak terlalu restrictive terhadap aliran udara tapi juga tidak terlalu mudah dilalui aliran udara yang berakibat tidak lagi efektif berfungsi sebagai filter. Filter tersebut juga idealnya mudah dilepas, diganti atau mudah dibersihkan. Filter ini perlu diganti atau dibersihkan secara teratur jika sudah kotor.
  4. Memanfaatkan positive pressure air flow. Positive pressure air flow adalah keadaan dimana aliran udara masuk lebih besar dibandingkan dengan aliran udara keluar. Kondisi positive pressure didapatkan dengan cara menggunakan jumlah kipas untuk intake udara yang lebih banyak atau berdiameter lebih besar daripada jumlah atau ukuran kipas untuk outtake udara. Positive pressure dengan demikian mengalirkan udara masuk hanya melalui kipas saja, celah sempit tidak lagi menjadi jalan masuk udara karena positive pressure menyebabkan udara dalam casing mencari jalan untuk keluar dari casing, sehingga dapat dikatakan aliran udara yang masuk lebih terkontrol sumbernya. Bila anda menempatkan filter udara didepan kipas intake maka udara yang dialirkan ke dalam casing-pun akan lebih bersih. Hal ini kebalikan dari negative pressure air flow, dimana udara yang dialirkan keluar casing lebih besar dibandingkan udara yang masuk ke casing. Negative pressure cenderung menyebabkan udara masuk melalui celah-celah sempit atau mesh yang ada di casing. Udara yang masuk melalui celah sempit komponen atau mesh tentu saja tidak ter-filter dengan baik sehingga lebih banyak debu yang dapat masuk kedalam casing.
  5. Kurangi bagian yang memungkinkan debu mudah masuk. Bila casing memiliki lubang-lubang untuk sirkulasi udara (mesh) maka mesh ini dapat dipasangi filter, atau pastikan untuk menggunakan metode positive pressure air flow sehingga udara dalam casing cenderung mencari celah untuk keluar casing dan mencegah debu masuk dari luar melalui mesh. Tidak ada yang salah dengan casing yang menggunakan mesh, sebab mesh berfungsi sebagai jalan udara segar masuk ke casing dan udara panas keluar dari casing, namun untuk sisi-sisi lain yang dapat ditutup sebaiknya anda tutup untuk mengurangi debu yang masuk, misalnya di bagian celah yang terbuka yang tidak diperuntukkan sebagai ventilasi udara atau saat selesai menggunakan PC, sebaiknya PC ditutup dengan plastik. Pastikan suhu PC telah dingin pada saat menutupnya.
  6. Membersihkan bagian dalam casing secara teratur. Sediakan waktu untuk membersihkan casing PC, bagian luar dan terutama bagian dalamnya. Frekuensinya disesuaikan dengan lingkungan dimana PC tersebut diletakkan. Bila sukses menerapkan tips-tips diatas dan casing tidak cepat berdebu/terjaga bersih, anda cukup melakukan pembersihan sebulan sekali atau bahkan dapat saja 6 bulan sekali.