Teknologi pakan atau pengolahan pakan sebenarnya selalu memiliki tujuan. Tujuannya bisa bermacam-macam, antara lain untuk pengawetan pakan, pra digesti pakan, meningkatkan ketersediaan nutrien, meningkatkan rasa atau palatabilitas suatu jenis pakan atau bahan pakan.

      Straw atau jerami, umumnya berwujud rice straw atau jerami padi khususnya yang ada di Indonesia. Sebagai limbah pertanian yang sangat populer, pemanfaatannya memang perlu dioptimalkan. Salah satu cara memanfaatkannya adalah sebagai pakan ternak ruminansia (sapi, kambing, domba dll.). Kendalanya tentu ada, antara lain rasa dan tekstur jerami yang terkadang sulit diterima oleh ternak, kandungan gizinya pun minim. Tentunya diperlukan strategi yang jitu untuk dapat menggunakannya sebagai pakan ternak.

     Semuanya tergantung tujuan anda memanfaatkan straw ini. Sebagai pengganti pakan rerumputan dan dedaunan atau sebagai selingan saat pakan rerumputan dan dedaunan sulit didapat, misalnya musim kemarau. Pengolahan jerami bisa bermacam-macam: fermentasi, amoniasi, pengeringan, peningkatan palatabilitas/rasa dll. Semuanya berhubungan dengan tujuan pemanfaatan dan strategi pemberian pakannya pada ternak. Sebagai contoh, kalau tujuan anda untuk mengawetkan jerami sebagai persediaan pakan, maka salah satu teknologi yang sesuai adalah teknologi pengeringan. Kalau ingin meningkatkan rasa/palatabilitas, sehingga ternak mau mengkonsumsi pakan jerami tsb., maka pembuatan Straw Mix adalah salah satu cara yang bisa digunakan. Ingat, ini hanya salah satu cara saja dan selalu ada cara lain. Pilihlah yang paling anda sukai, yang penting sesuaikan dengan kondisi, situasi dan kemampuan anda sebagai peternak namun haruslah tetap aman bagi ternak dan konsumen akhir produk ternak anda.

    Salah satu versi cara pembuatan Straw Mix, yaitu jerami dicampur dengan molasses/tetes dan konsentrat atau bisa diganti dedak. Perbandingannya jerami kering, dipotong-potong ukuran 5-8 cm sebanyak 6 kg, tetes tebu 2 kg dan dedak 2 kg. Jerami dicampur tetes terlebih dahulu baru dicampur dengan dedak. Campuran seberat 10 kg ini bisa digunakan untuk pakan sapi seberat kurang lebih 400 kg.